12 hukum alam semesta
Nah untuk menambah wawasan kamu dibidang astronomi dan fisika, kamu harus mengetahui 5 fakta tentang alam semesta ini, dijamin akan membuatmu takjub. 1. Konsep alam semesta lahir dari pandangan filsuf Yunani kuno. Yunani memang terkenal dengan peradabannya yang maju, bahkan sejak sebelum Masehi, para filsuf dan ilmuwan Yunani telah banyak
Didalam Aku, semua dapat menemukan perhentian, dan semua dapat memperoleh kebebasan. Mereka yang berada di luar Aku tidak dapat menerima kebebasan maupun kebahagiaan karena Roh-Ku tidak bersama mereka. Orang-orang ini disebut orang mati tanpa roh, sedangkan Aku memanggil mereka yang ada di dalam Aku sebagai "orang-orang hidup yang memiliki roh."
TujuhHukum Alam . 21 Januari 2021 07:53 Diperbarui: 21 Januari 2021 08:10 5663 1 0 + Laporkan Konten Dalam hidup ini berlaku hukum reltivitas. Bukan relativitas hukum Einstein, namun lebih kepada tidak ada sesuatu yang bisa kita pahami sampai kita hubungkan dengan sesuatu yang lain. Itulah tujuh hukum alam semesta dari William Walker
SimulasiSibelius-Dark diresmikan di universitas Durham. Tuesday, 4 Muharram 1444 / 02 August 2022
KOMPAScom-Dewa ‘Penguasa Alam Semesta’ yang misterius di prasasti yang ditemukan di Kota Kuno Palmyra, Suriah sudah lama menjadi teka-teki bagi para ilmuwan dunia.Palmyra ada selama ribuan tahun dan kota ini berkembang sekitar 2.000 tahun yang lalu. Melansir Science Alert, Selasa (12/7/2022), Kota Kuno Palmyra dahulunya merupakan pusat
Partnersuche Kostenlos Ohne Registrierung Ab 50. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Ada hukum-hukum alam semesta yang mempengaruhi kehidupan kita setiap harinya, detik demi detik. Memahami hukum-hukum alam semesta membuat kita selaras dalam kehidupan di semua tingkatan serta memberi kita petunjuk tentang apa yang sebaiknya kita lakukan dan bagaimana mendayagunakan kekuatannya. Memahami hukum-hukum alam semesta memberi kita peta jalan bagaimana bisa menjalani kehidupan terbaik. Bila dikaji ada belasan, puluhan bahkan ratusan hukum alam semesta. Dari bermacam-macam hukum alam semesta bila disaripatikan ada 7 hukum alam semesta utama, selebihnya adalah rincian dan pengembangan. Dalam kajian Islam, hukum alam semesta tersebut di sebut ayat-ayat kauniyah. Sedangkan hukum alam semesta yang tercermin dalam manuskrip wahyu Tuhan disebut ayat-ayat qouliyah. Ayat artinya tanda. Qauliyah berasal dari kata qoola yang maknanya adalah perkataan. Ayat-ayat qouliyah adalah tanda-tanda semesta yang bisa kaji lewat firman Tuhan yang diwahyukan kepada para rasul/utusanNya yang terkonfirmasi validitas manuskripnya dengan kecukupan bukti empiris benar-benar berasal dari Tuhan. Sedangkan kauniyah berasal dari kata kaana yang maknanya adalah bukti. Ayat-ayat kauniyah adalah tanda-tanda semesta yang bisa kita kaji lewat hukum alam semesta yang terkonfirmasi validitasnya melalui bukti ilmiah. Baik ayat-ayat qouliyah yang tertulis dalam manuskrip wahyu Tuhan maupun ayat-ayat kauniyah yang tercermin dalam hukum alam semesta adalah hukum yang selaras dan merupakan kesatuan harmonis, karena sumbernya sama, yaitu satu manuskrip yang cukup terkonfirmasi validitasnya dengan kecukupan bukti empiris. Tidak ada perubahan atau tambahan sejak awal keberadaannya. Satu manuskrip tersebut adalah Al Quran. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya manuskrip Al Quran tertulis dalam huruf Hijazi, versi awal huruf Arab, tersimpan di perpustakaan University of Birmingham, UK. Uji penanggalan radiokarbon yang dilakukam Oxford University Radiocarbon Accelerator Unit terhadap manuskrip Al Quran tersebut dengan probabilitas 95 persen bahwa manuskrip tersebut berasal dari masa 568 M dan 645 M atau setidaknya berusia tahun. Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfuri, dalam kitab beliau Rahiqul Makhtum, menyampaikan peristiwa awal turunnya wahyu pada hari Senin tanggal 21 Ramadhan di malam hari, bertepatan dengan 10 Agustus 610M. Prof. Dr. Quraish Shihab dalam buku Membumikan Al Quran, yang diterbitkan Mizan tahun 1992 menyampaikan bahwa selama 22 tahun dari tahun 610 M hingga sekitar 632 M wahyu yang terkodifikasi dalam Kitab Al Quran ini turun. Profesor David Thomas pakar studi Islam dan Kristen dari University of Birmingham, UK menyampaikan bahwa berdasarkan data penanggalan karbon dimungkinkan orang yang menulis manuskrip Al Quran tersebut hidup di masa yang sama dengan Muhammad dan manuskrip Al Quran tersebut dalam formasi yang sangat dekat dengan formasi Al Quran saat ini. Artinya bahwa sejak Al Quran diturunkan sampai sekarang tidak ada perubahan atau tambahan yang mengkontaminasi kemurniannya sebagai Kitab Al Quran kita kaji lebih dalam, kerangka dasarnya ada di Surat Al Fatihah. Karena itu Surat Al Fatihah disebut juga Umm Al Quran Ibu/Induk/Inti Al Quran. Surat Al Fatihah disebut juga As-Sab’ al-Matsani, artinya tujuh kebajikan atau tujuh hukum alam semesta yang berulang-ulang. Al Fatihah adalah tujuh ayat yang menjadi pembuka Firman Tuhan dalam Al Quran. Al Fatihah merupakan versi Islam dari Lord’s Prayer dan Shema Yisrael yang digabungkan. Surat Al Fatihah ini terdiri dari 29 kata dalam bahasa Arab namun terjemahannya bisa menjadi 65 hingga 72 kata. Ajaibnya menurut Lesley Hazleton seorang sejarawan dan jurnalis, yang mendapat "The Stranger's Genius in Literature" Award sebagaimana Beliau sampaikan dalam “TEDxRainier 2010 On Reading the Koran”, bahwa dari 29 kata bahasa Arab di Surat Al Fatihah ini, semakin kita menambahkan kata, semakin banyak makna yang terkandung dalam Surat Al Fatihah ini yang menghilang. Ada kekuatan lughoh filologi bahasa, nahwu gramatika dan sintaksis bahasa, shorof morfologi bahasa, isytiqaq etimologi bahasa, ilm al-ashwat fonologi bahasa dan ilm al-dilalah/ilm al-ma'na semantik bahasa, ilm al-bayan stilitika bahasa, ilm al-badi' estetika bahasa dan aspek-aspek dalam struktur bahasa lainnya tanpa mengurangi fungsi sosiolinguistiknya bagi umat manusia sebagai representasional rujukan kebenaran, regulasiotoris tata hukum dan heuritis kajian ilmu alam dan ilmu sosial. Hingga saat ini belum ada satupun ahli linguistik. sastrawan atau ilmuwan yang mampu membuat manuskrip seperti itu bahkan satu suratpun tidak ada yang mampu. Ada semacam formula / rumus baku dalam Surat Al Fatihah ini, yang terkandung di dalamnya rahasia formula/rumus baku kehidupan semesta. Lebih luas lagi, mengingat Al Quran adalah manual book kehidupan semesta, maka kerangka dasar kerja kehidupan semesta itu sama dengan kerangka dasar di Surat Al Fatihah. Ada 7 kebajikan dalam Surat Al Fatihah Ayat 1 sampai 7 sebagai jalan hidup menghadapi 7 hukum alam semesta. Adapun 7 kebajikan dalam Surat Al Fatihah sebagai jalan hidup menghadapi 7 hukum alam semesta sebagai berikut Pertama, Kebajikan Ikhlas atas The Law of Vibration Ketika kita melihat suatu materi dengan mikroskop dengan resolusi super tinggi, sampai pada tataran molekul, atom, neutron, elektron, hingga kuanta yakni partikel terkecil yang masih dapat diukur, maka kita akan melihat pada dasarnya semua materi hanya terdiri dari energi dan ruang kosong. Materi yang tampak padat sebenarnya adalah energi yang bergetar vibration dengan frekuensi tertentu. Yang menarik dari the law of vibration adalah pikiran akan menentukan getaran yang terpancar dari diri. Getaran dalam frekuensi yang sama akan saling menarik. Pikiran kebahagiaan akan meng-attract kebahagiaan dan sebaliknya pikiran penderitaan akan meng-attract penderitaan. Prof. David R. Hawkins, dalam penelitiannya selama lebih 20 tahun melakukan tes kinesiologi untuk mengukur energi yang dikeluarkan manusia dalam skala kesadaran tertentu. Beliau memberikan peta bagi kita untuk memilih apakah kita mau bermain di zona getaran dan frekuensi energi rendah seperti putus asa, kesedihan, kemarahan, kesombongan atau kita mau bermain di zona getaran dan frekuensi energi tinggi seperti memaafkan, optimisme, cinta, kedamaian, kebahagiaan? Nikola Tesla, fisikawan dan inventor menyampaikan “If you want to find the secrets of the universe, think in terms of energy, frequency and vibration.” Ayat pertama dari Surat Al Fatihah disebut kalimat Basmalah. Kalimat Basmalah merupakan pondasi Surat Al Fatihah dan juga pondasi semua Surat dalam Al Qur'an. Inti kalimat Basmalah adalah kata Allah. Ayat pertama dari Surat Al Fatihah mengajarkan pada kita suatu kebajikan hidup yang disebut ikhlas. Ikhlas bermakna al-khuluus min as-syawaa’ib, murni/jernih tidak terkontaminasi dengan sesuatu dari luar. Pertanyaannya adalah apa yang dimurnikan? Yang dimurnikan adalah getaran vibration, frekuensi dan energi kita. Segala sesuatu yang ada di alam semesta ini bermuara pada energi, frekuensi dan getaran vibration. Ikhlas adalah kondisi dimana getaran vibration, frekuensi dan energi kita murni tidak melekat terhadap ego, keinginan dan hawa nafsu pada hal-hal duniawi yang fana. Tidak ada pamer, prasangka buruk su'udzon, hambatan emosi, pikiran negatif dan pikiran terlalu sibuk overthinking dengan pandangan orang. Pikiran dan hati jernih, bisa melepaskan semua distraksi yang membuat hati kita ramai dengan pusaran energi rendah force/dun'ya. Pikiran dan hati murni, bisa melepaskan semua servo mechanism diri yang sakit, menderita dan gagal. Melampaui tubuh dengan segala pernik-pernik dunia fisik fana yang kita kumpulkan. Melampaui akumulasi pemikiran dan berjuta memori. Murni bersandar pada satu saja, yaitu Allah. Lenyap menyatu dalam absolutenya Allah yang Maha Berkelimpahan dan Maha Cinta. Turunan dari ikhlas ini di antaranya adalah detachment, kejujuran, integritas, amanah, confidence, tanggungjawab, kesucian, visionary, yakin, ketulusan hati, positive thinking, positive feeling, positive action, kebersihan diri dan lingkungan. Pelajaran di sini adalah kendalikan pikiran hanya memancarkan getaran vibration, frekuensi dan energi yang baik-baik saja. Jaga pikiran selalu memancarkan vibrasi, frekuensi dan energi keberlimpahan dan cinta. Ini bisa terjadi ketika hati kita murni bersandar pada satu saja yang sejati yaitu Allah, sumber segala realitas. Satu kata untuk semua kesempurnaan hidup, baik itu kesehatan, kebahagiaan, kesuksesan, kekayaan, kebermaknaan hidup, greatness dan Kebajikan Syukur atas The Law of Relativity Kita manusia dan seluruh alam semesta dengan segala isinya mempunyai sifat relatif. Dalam Al-Falsafa al-Ula, sekitar abad 800 M, Yusuf Ibnu Ishaq Al-Kindi telah mengungkapkan dasar-dasar teori relativitas. Menurut Al-Kindi Al Kindus, fisik bumi dan seluruh fenomena fisik adalah relatif/nisbi/terbatas. Relativitas adalah esensi dari hukum eksistensi baik itu materi, energi, ruang, waktu dan informasi. Galileo Galilei dalam karyanya bertajuk Dialogue Concerning the World's Two Chief Systems pada tahun 1632 M juga mengungkapkan relativitas. Pada tahun 1952, Albert Einstein dalam The Principle of Relativity mengembangkan teori relativitas lebih dalam. Hukum relativitas menjelaskan bahwa tidak ada sesuatu yang bisa dipahami baik dari sifat, nilai dan kualitas sampai kita hubungkan/relate-kan dengan sesuatu yang lain. 1 2 3 4 Lihat Lyfe Selengkapnya
Hidup Berkelimpahan dalam makna luas berari hidup penuh dengan kebahagiaan, Kesejahteraan, kedamaian dan dalam kehormatan serta keharmonisan. Dalam makna yang lebih sempit, mencapai hidup berkelimpahan bisa dimaknai dengan “kaya”. Untuk mencapai hidup berkelimpahan baik dalam makna luas maupun sempit tidak mudah. Tidak semua orang bisa namun tidak ada yang mustahil di dunia ini . Ketika Anda dan siapapun yang ingin mencapai hidup berkelimpahan mau mengusahakannya dan tahu rahasia serta formulanya. Lebih dari itu Anda juga harus mampu menciptakan keajaiban-keajaiban dalam hidup Anda sendiri dengan melakukan hal-hal luar biasa yang tidak dilakukan oleh orang biasa biasa saja. Rahasia alam semesta berkaitan dengan keberlimpahan hidup dan juga menjadi kunci bagi siapapun yang ingin mencapai keberlimpahan adalah “Hukum Alam Semesta”. Hukum adalah aturan yang harus diikuti, dan siapa yang mengikuti aturan akan mendapatkan kemudahan setidaknya tidak mendapat masalah dan mendapat kelancaran. Sedangkan siapa yang melawan hukum akibatnya akan mendapat hukuman atau sangsi. Kemudahan atau kelanjaran dalam kehidupan adalah mendapatkan apa yang kita impikan, mudah meraih harapan sedangkan hukuman dalam kehidupan adalah kesusahan, masalah, penderitaan, kekecewaan, sakit dan berbagai hal buruk yang tidak menyenangkan. Lantas apa saja rahasia alam semesta yang bisa mengantarkan seseorang mencapai hidup berkelimpahan serta mencapai kemakmuran? Ada 12 hukum alam semesta yang harus diikuti untuk mencapai keberlimpahan hidup dan kesemuanya itu adalah kunci. Jika Anda ingin mencapai keberlimpahan dan juga kemakmuran dalam hidup pahami dan praktekkan hukum alam semesta. Hukum alam semesta terdiri dari 12 hukum yang meliputi 1. Hukum daya tarik dan daya tolak yang dinamis The Law of Bioelektromagnetik Hukum Alam Semesta menunjukkan bagaimana kita menciptakan barang-barang / hal-hal, peristiwa-peristiwa, serta orang-orang yg datang kedalam kehidupan kita. Pikiran-pikiran, perasaan-perasaan, ucapan-ucapan, serta tindakan-tindakan kita menghasilkan energi-energi yg sebaliknya menarik energi-energi lain yang sama sifatnya kepada diri kita. Energi-energi negatif akan menarik energi-energi negatif dan energi-energi positif akan menarik energi-energi positif. Jadi prinsip hukum Bioelektromagnetik adalah “Bahwa arah pikiran Anda, isi hati Anda dan tindakan Anda akan mempengaruhi kemana energi itu akan mengalir”. Jika kita berpikir baik maka akan menarik dan terhubung dengan kebaikan-kebaikan serta menjauhkan dari keburukan demikian juga sebaliknya jika kita berpikir negatif. 2. Hukum Kesatuan The Law of Divine Oneness Hukum ini membantu kita untuk memahami bahwa kita ini hidup didalam dunia dimana kita semua saling berhubungan / menyatu. Segala sesuatu yang kita lakukan, ucapkan, pikirkan dan yakini berpengaruh kepada semua manusia serta alam semesta yg mengelilingi kita. Untuk memahami hukum ini hanya dengan logika saja tidak cukup dan tidak mampu memberikan kita pemahaman yang jelas. Karena dalam hukum ini mengandung muatan spiritual yang mengarahkan kita pada esensi kesatuan. Penerapan hukum ini dalam dunia kerja misalnya di kantor, walaupun Anda tidak diperhitungkan sesungguhnya Anda memiliki arti besar bagi perusahaan. Seorang sales misalnya yang biasanya hanya dicibir dan dipandang sebelah mata, tapi justru ialah yang menjadi ujung tombak perusahaan. 3. Hukum Getaran The Law of Vibration Hukum ini mengatakan bahwa segala sesuatu di Alam Semesta bergerak, bergetar, dan berjalan dalam bentuk pola-pola lingkaran. Prinsip-prinsip yang sama tentang getaran yang ada didunia fisik berlaku juga kepada pikiran, perasaan, keinginan serta kemauan yang keras didunia Eteris. Setiap suara, sesuatu, dan bahkan pikiran memiliki frekwensi getaran tersendiri, yang sifatnya unik untuk dirinya sendiri. 4. Hukum Tindakan / Usaha The Law of Action Hukum Tindakan / Usaha mesti diterapkan bila kita ingin mewujudkan apa saja didunia ini. Oleh karena itu kita harus aktif berusaha dalam segala sesuatu yg berkaitan / mendukung pikiran-pikran, impian-impian, emosi-emosi dan perkataan-perkataan kita. 5. Hukum Pasangan The Law of Correspondence Hukum Alam Semesta mengatakan bahwa prinsip-prinsip atau hukum-hukum fisika yg menjelaskan tentang dunia fisik kita – energi, cahaya, getaran dan gerak – memiliki pasangan prinsip-prinsipnya dialam eterik atau semesta “Apa yg terdapat diatas langit/semesta memiliki pasangannya dibumi” . 6. Hukum Sebab dan Akibat The Law of Cause and Effect Hukum Alam Semesta menyatakan bahwa tidak ada sesuatupun yg terjadi secara kebetulan atau diluar hukum Alam Semesta. Setiap tindakan / aksi memiliki reaksi atau akibat dan “apa yg kita tanam, akan kita tuai”. 7. Hukum Kompensasi The Law of Compensation Hukum Alam Semesta ini adalah hukum Sebab dan Akibat yg diterapkan kepada keberkahan dan kelimpahan yg kita terima. Dampak-dampak dari perbuatan-perbuatan kita yg nampak, kita terima dalam bentuk pemberian-pemberian, uang, warisan, persahabatan dan berkat / rahmat. 8. Hukum Transmutasi Energi yang Kekal The Law of Perpetual Transmutation of Energy Hukum Alam Semesta menyatakan bahwa semua manusia memiliki kemampuan untuk mengubah kondisi-kondisi nasib yg terjadi dalam kehidupannya. Getaran dari energi-energi yg tinggi niat mengubah nasib yg lebih baik akan menghabiskan dan mengubah getaran dari energi-energi yg lebih rendah “ketidak berdayaan” serta mengubahnya menjadi getaran yg lebih tinggi; dengan demikian kita masing-masing dapat mengubah energi-energi dalam kehdupan kita dengan memahami Hukum-Hukum Alam Semesta serta menerapkannya agar terjadi suatu perubahan. 9. Hukum Relativitas The Law of Relativity Hukum Alam Semesta ini menytakan bahwa setiap orang akan menerima serangkaian cobaan untuk menguatkan iman mereka. Kita harus melihat setiap cobaan ini sebagai suatu tantangan dan tetap teguh imannya dan tidak putus asa didalam menghadapi kesemua cobaan. Hukum ini juga mengajarkan kita untuk membandingkan cobaan-cobaan yg kita hadapi dengan cobaan-cobaan orang lain serta meletakkan kesemuanya dalam suatu prospefktifnya yg benar. Sebagaimanapun buruknya / parahnya permasalahan yg kita hadapi akan selalu ada orang lain yg permaslahannya lebih parah dari kita. Segala sesuatu itu sifatnya relatif. 10. Hukum Polaritas The Law of Polarity Hukum Alam Semesta ini menyatakan bahwa segala sesuatu itu berada dalam sekumpulan proses yang berkesinambungan dan memiliki “lawan” yang sifatnya terbalik oposan . Kita mampu menekan dan mengubah pikiran-pikiran kita yang tidak kita inginkan dengan memusatkan perhatian kita kepada kutub yang polaritasnya berlawanan dengan pikiran-pikiran tsb. Ini juga dikenal dengan istilah Hukum Getaran-Getaran Mental. 11. Hukum Irama The Law of Rhythm Hukum Alam Semesta ini menyatakan bahwa segala sesuatu bergetar dan bergerak mengikuti irama-irama tertentu. Irama-irama ini menjelma dalam bentuk musim-musim, siklus, tahap-tahap perkembangan serta pola-pola. Setiap siklus mencerminkan keteraturan dari Alam Semesta ciptaan Tuhan. Hanya mereka yg memilki kapasitas sebagai Master-lah yang mampu bangkit diatas bagian-bagian negatif dari suatu siklus dengan tidak pernah membiarkan dirinya terlalu gembira atau membiarkan pikiran-pikiran negatif memasuki kesadarannya 12. Hukum Gender / Dualitas The Law of Gender Hukum Alam Semesta ini menyatakan bahwa segala sesuatu memiliki sifat jantan Yang dan sifat betina Yin nya yang merupakan dasar dari semua penciptaan. Para pemula spiritual harus menyeimbangkan energi-energi jantan dan betina yang mereka miliki untuk mampu menjadi seorang Master dan turut menjadi mitra pencipta sejati dalam skala yang kecil/ terbatas dengan Yang Maha Pencipta. Sumber
- Lubang hitam biasanya mengacu pada area di ruang angkasa di mana gaya gravitasi sangat besar sehingga tidak ada materi atau radiasi yang dapat menghindarinya. Ini termasuk juga cahaya yang mengakibatkan kita tidak dapat juga Apakah Ada Lubang Hitam Terbesar di Alam Semesta? Penyebab paling umum di balik kelahiran lubang hitam adalah kematian sebuah bintang. Jadi meski tidak mungkin untuk melihat lubang hitam, teleskop yang sangat canggih digunakan untuk mengamati struktur dan perilaku bintang yang hampir mati. Menemukan lubang hitam Namun bagaimana para ahli bisa menemukan lubang hitam jika cahaya saja tidak luput darinya. Mengutip Science ABC, Sabtu 10/6/2023 ada beberapa cara untuk mengetahui keberadaan lubang hitam ini. Baca juga Apakah yang Terjadi Saat Lubang Hitam Bertabrakan? Metode pertama adalah memperhatikan aspek gravitasi lubang hitam. Setiap lubang hitam akan menyebabkan entitasmendekat dan berkelompok hingga akhirnya jatuh ke jalur satu arah yang padat. Tetapi metode ini dianggap tidak terlalu efisien karena banyak fenomena lain yang menyebabkan efek serupa. Metode kedua adalah dengan mencari kemungkinan emisi materi jatuh ke lubang hitam, itu terkumpul dalam struktur seperti cincin yang padat tepat di cakrawala dan energi tersebut diubah menjadi cahaya beberapa kesempatan sehingga memungkinkan untuk menemukan salah satu lubang hitam ini. Jumlah lubang hitam Jadi dengan metode tersebut, apakah ahli bisa mengetahui jumlah lubang hitam di alam semesta dan ada berapa banyak? Baca juga Lubang Hitam Terdekat dengan Bumi Ditemukan Untuk memperkirakan jumlah lubang hitam di galaksi tertentu, formasi debu dan gas perlu dihitung, diamati dengan jeli. Selain itu juga memisahkan area menurut karakteristik tertentu seperti kedekatan dengan galaksi, bintang, dll. Langkah selanjutnya adalah menemukan kesamaan antara berbagai bidang utama dan mengkategorikan lubang hitam sebagai supernova, quasar, dll. Sejauh yang bisa diamati di alam semesta ada sekitar 100 triliun lubang hitam. Meski jumlah itu sangat besar, hanya 100-200 saja yang benar-benar ditemukan dan menunjukkan lokasi persisnya. Baca juga Seperti Apa Foto Lubang Hitam Pertama yang Dipertajam Menggunakan AI? Seperti misalnya lubang hitam supermasif dan quasar seperti 1ES 2344+514 dan Fornax A. Sedangkan lubang hitam menengah antara lain HLX-1 dan lubang hitam bintang seperti GX 339-4/V821 Ara. Selain itu, ada yang dikenal sebagai sistem lubang hitam, yaitu ketika lebih dari satu lubang hitam berada di sekitar yang sama. Penelitian terkait lubang hitam tidak terbatas. Dibutuhkan lebih dari seumur hidup untuk memahaminya. Tetapi usaha yang sulit untuk dilakukan ini juga dapat membari tahu lebih banyak lagi tentang masa depan dan masa lalu umat manusia. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Siapa disini yang pernah mendengar namanya law of attraction atau hukum tarik menarik? Hukum ini menjadi terkenal berkat buku The Secret karangan Rhonda Byrne yang populer pada tahun 2006. Hukum ini mengatakan bahwa kita bisa menjadi atau mendapatkan apapun yang kita inginkan dengan pikiran kita. Banyak orang yang sudah mencoba dan berhasil. Namun tidak sedikit juga yang gagal dalam mempraktekannya. Padahal jika ditelisik lebih dalam lagi, hukum tarik menarik tidaklah cukup. Mengapa? Shannon Kaiser, seorang penulis spiritual dan Vasavi Kumar, LMSW, MSEd, seperti dikutip dari mengatakan bahwa hukum tarik menarik berasal dari ajaran mesir kuno yang bernama hermetic philosophy, dimana hukum tersebut hanyalah salah satu dari 12 hukum universal yang ada dan masih ada 11 hukum lain yang perlu Anda ketahui. Memang sangat banyak dan masalahnya adalah banyak orang yang tidak mengetahui hal ini. Sehingga mereka menganggap hukum tarik menarik ini sesat. Padahal jika mereka mau menelisik lebih dalam lagi, hukum ini sudah ada sejak jaman dahulu kala, bahkan sebelum agama-agama yang kita kenal lahir di dunia ini. Lalu, apa saja isi 12 hukum universal yang ada? Mari kita lihat satu per satu 1. Hukum Kesatuan atau Keesaan Ilahi The Law of Divine Oneness Hukum paling dasar dari hal ini adalah hukum kesatuan Ilahi, dimana hukum ini mengatakan bahwa kita semua diciptakan dari satu sumber yang sama dan setiap pikiran, tindakan dan peristiwa dalam beberapa hal terhubung satu dengan yang lainnya. Ingat hukum tabur tuai? Apa yang kita tabur, kita akan tuai kembali. Jika kita memperlakukan sesama kita dengan baik, maka artinya kita juga memperlakukan diri kita sendiri dengan baik juga. Hal tersebut terjadi karena pada dasarnya, kita diciptakan dari 1 sumber yang sama dan kita memiliki koneksi kepada 1 sumber yang sama yaitu Sang Pencipta. 2. Hukum Getaran Law Of Vibration Sadarkah Anda bahwa setiap benda di dunia ini semuanya bergerak? Mereka memancarkan frekuensi atau getaran dalam level mikroskopik. Hukum ini mengatakan bahwa kita akan menarik sesuatu yang memiliki frekuensi yang sama dengan kita. Misalnya Anda menginginkan sejumlah uang dalam jumlah yang banyak. Akan tetapi, ada sesuatu dalam diri Anda yang menghalangi Anda untuk mendapatkan uang tersebut. Hal ini terjadi karena frekuensi Anda belum bisa mencapai level getaran tersebut atau dengan kata lain frekuensi Anda tidak sesuai dengan level tersebut. Untuk menaikkan frekuensi diri Anda, Anda bisa mencoba dengan cara meditasi, yoga, sound healing. 3. Hukum Korespondensi Law of Correspondence As above, so below. Hukum ini mengatakan bahwa hal yang terjadi didalam diri kita akan mempengaruhi keadaan atau situasi diluar diri kita juga. Begitupun sebaliknya. Saat tubuh kita sakit, maka jiwa kita juga akan sakit. Hal ini terjadi karena adanya korespondensi antara cara berpikir dengan cara bertindak kita. Misalnya juga saat kita marah atau stress. Hal ini juga secara langsung akan mempengaruhi kondisi badan kita. Badan kita akan menjadi mudah lelah, imunitas menuruh. Sehingga, gampang terserang penyakit. 4. Hukum Tarik Menarik Law Of Attraction Hukum ini sudah familiar di telinga kita. Kita menarik apa yang kita pikirkan. Namun, hal ini bukan hanya berbicara masalah mengenai apa yang kita tarik saja. Namun juga mengenai kepercayaan. Jika Anda percaya dan fokus bahwa Anda bisa memiliki sesuatu tersebut, maka Anda akan mendapatkannya. Misalnya, Anda sedang mengafirmasikan sesuatu, namun Anda tidak mempercayainya, maka afirmasi tersebut akan percuma. Saat kita akan berfokus kepada hal yang kita sukai maupun tidak, maka hal tersebut yang akan terjadi kepada kita. bersambung
Uploaded byrizkika 100% found this document useful 2 votes1K views3 pagesDescriptionfdhjsfhfh2itdkvmgkhlnhchfnfjxllzLkaiducfc,,cmcCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document100% found this document useful 2 votes1K views3 pages12 Hukum Alam SemestaUploaded byrizkika Descriptionfdhjsfhfh2itdkvmgkhlnhchfnfjxllzLkaiducfc,,cmcFull descriptionJump to Page You are on page 1of 3Search inside document Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
12 hukum alam semesta